Profil Sekolah

SMA Negeri 90 Jakarta

Sekolah Menengah Atas Negeri 90 Jakarta atau yang lebih dikenal dengan SMA 90 Jakarta adalah SMA negeri yang berada di kawasan Petukangan Selatan. Dulu SMA ini memakai kurikulum Sistem Kredit Semester dan menerapkan sistem moving class, dan siswa lamanya masih memakai Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Namun, sekarang sekolah ini memakai Kurikulum 2013.

SMA 90 Jakarta berdiri sejak 1986 dengan sebutan SMA Pesanggrahan. Sebutan tersebut karena melihat lokasi pembangunannya terletak di kecamatan Pesanggrahan Jakarta Selatan. Pada awal berdirinya SMA ini, kegiatan belajar mengajar dilaksanakan di SMA 87 Bintaro pada sore hari. Satu tahun setelah berdirinya bersama dengan peresmian gedung baru yang berlokasi di kelurahan Petukangan Selatan ini, kantor wilayah DIKBUD DKI Jakarta mengukuhkan menjadi SMA Negeri 90 Jakarta.

Pada tahun 1997 berkat swadaya dari orang tua siswa telah terbangun 6 ruangan belajar yang diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof. Dr. Wardiman Djojonegoro sehingga semua siswa dapat belajar pagi hari.

Berkat kerja keras Bapak dan Ibu guru, karyawan dan didukung penuh oleh Pengurus BP3, tahun 2002 SMA 90 Jakarta ditetapkan sebagai SMA Plus Pendamping Kodya.

Pada tahun 2004 berdasarkan Keputusan Dinas Pendidikan Menengah dan Tinggi Provinsi DKI Jakarta Nomor: 206a / 2004 SMA 90 Jakarta ditetapkan sebagai SMA Plus Tingkat Provinsi.

Dua tahun berikutnya tahun 2006 berdasarkan Keputusan Dinas Pendidikan Menengah dan Tinggi Provinsi DKI Jakarta Nomor: 460 / 2006 SMA 90 Jakarta ditetapkan sebagai SMA Plus Standar Nasional.

Visi & Misi

Visi

Menunjukkan tujuan akhir yang ingin dicapai SMAN 90 Jakarta, yaitu menjadi sekolah yang unggul dalam berbagai aspek, baik dari segi keimanan dan ketakwaan (Imtaq), ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek), kenyamanan lingkungan belajar, serta prestasi akademik maupun non-akademik.

Misi 

Menjelaskan langkah-langkah konkret yang akan dilakukan SMAN 90 Jakarta untuk mewujudkan visinya. Misi ini mencakup:

  • Peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan yang holistik, meliputi aspek kognitif, emosional, dan spiritual. 
  • Pengembangan kurikulum dan kegiatan pembelajaran yang inovatif dan relevan dengan perkembangan zaman, khususnya dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, dengan tetap berpegang pada nilai-nilai moral dan etika. 
  • Penyediaan fasilitas dan lingkungan belajar yang kondusif untuk menunjang proses belajar mengajar yang efektif dan menyenangkan. 
  • Membangun jejaring kerjasama dengan berbagai pihak untuk memperluas wawasan dan kesempatan bagi siswa.